Rabu, 23 Juli 2025

Persiapan Masa Tua (copas pilihan)

 


Memberikan Lima Kalimat kepada Lansia :

Banyak "Penyakit" Bukanlah Penyakit, Melainkan Proses  Penuaan Normal. Percaya atau tidak :


1. Ini bukan penyakit, kamu hanya sudah tua.


2. Banyak hal yang kamu pikir sebagai "penyakit" bukanlah penyakit, melainkan sinyal tubuh yang menua.


3. "Kehilangan ingatan" bukanlah penyakit Alzheimer, melainkan mekanisme pelindung otak saat tua. Jangan takut sendiri. Ini adalah otak yang menua, bukan penyakit. Jika kamu hanya lupa di mana meletakkan kunci, tapi masih bisa menemukannya sendiri, maka itu bukanlah demensia.


4. "Berjalan lambat dan kaki tidak stabil" bukanlah kelumpuhan, melainkan degradasi otot. Solusinya bukan minum obat, tapi bergerak.


5. "Tidak bisa tidur" bukanlah insomnia, melainkan penyesuaian ritme otak. Ini bukan penyakit, melainkan perubahan "struktur tidur". Jangan sembarangan minum obat tidur. Ketergantungan pada obat tidur dapat meningkatkan risiko jatuh, gangguan kognitif, dan lain-lain. "Obat tidur" terbaik bagi lansia adalah *berjemur di bawah sinar matahari* siang hari dan menjaga ritme harian yang teratur.


6. "Sakit di sekujur tubuh" bukanlah rematik, melainkan reaksi normal penuaan saraf. Banyak lansia yang mengatakan, "Saya merasa sakit di semua bagian tubuh, apakah itu rematik atau pertumbuhan tulang?" Tulang memang bisa menjadi lemah dan tipis, tapi 99% "sakit di sekujur tubuh" bukanlah penyakit, melainkan perlambatan konduksi saraf dan peningkatan sensitivitas rasa sakit. Ini disebut "sensitisasi sentral", yang merupakan perubahan fisiologis umum pada lansia. Obat penghilang rasa sakit bukanlah solusi, melainkan olahraga dan terapi fisik. Anda bisa mencoba "merendam kaki + mengompres hangat sebelum tidur + pijat ringan", yang jauh lebih efektif daripada minum obat.


7. "Hasil tes kesehatan yang abnormal" bukanlah penyakit, melainkan standar indikator yang tidak diperbarui. Organisasi Kesehatan Dunia menyarankan agar hasil tes kesehatan untuk lansia diperlakukan dengan lebih longgar. Hal yang sama berlaku untuk kadar kolesterol. Lansia dengan kadar kolesterol sedikit lebih tinggi ternyata memiliki umur yang lebih panjang. Karena kolesterol adalah bahan baku untuk sintesis hormon dan membran sel, kadar yang terlalu rendah dapat menyebabkan penurunan kekebalan tubuh. Panduan Pencegahan dan Pengobatan Hipertensi di China juga secara eksplisit menyatakan bahwa target tekanan darah untuk lansia adalah <150/90 mmHg, bukan standar <140/90 untuk orang muda.


Jangan menganggap "penuaan" sebagai "penyakit", jangan menganggap "perubahan" sebagai "penyakit". Penuaan bukanlah penyakit, melainkan jalan yang harus dilalui.


Ada beberapa hal yang perlu diingat oleh lansia dan anak-anak mereka:


Pertama, ingatlah bahwa tidak semua ketidaknyamanan adalah penyakit.


Kedua, lansia paling takut dengan "ketakutan", jangan takut dengan hasil tes kesehatan yang buruk, dan jangan tertipu oleh iklan.


Ketiga, hal yang paling penting bagi anak-anak untuk dilakukan *bukanlah membawa orang tua ke rumah sakit, melainkan menemani mereka berjalan-jalan, berjemur di bawah sinar matahari, makan, dan berbicara. Penuaan bukanlah musuh, melainkan kesalahan persepsi yang harus dilawan.


Semoga bermanfaat

Salam sehat selalu dan tetap semangat.

Sabtu, 05 Juli 2025

Pepaya Manis



TIPS Agar Pohon Pepaya Pendek dan Berbuah Lebat 

Copas Pilihan FB

Seringnya, pohon pepaya akan mulai berbuah ketika tanaman meninggi, hal ini tentu saja menyulitkan kita untuk memetiknya. Mau dipanjat takut rubuh, mau pakai galah takutnya pepaya malah hancur saat jatuh. Bisakah tanaman pepaya dibuat pendek agar mudah dipetik? Bisa kok.

Begini Caranya...

1. Setelah bibit pepaya yang kita tanam berusia sekitar 1 bulan atau ketinggian 40-50 cm, potong pupusnya agar tumbuh beberapa tunas di batang bawah.

2. Tunggu sekitar 10 hari tunas baru akan bermuculan. Setelah itu batang pohon pepaya dipotong lagi sekitar 15 cm dari tanah atau dari tunas ke-3 / ke-5. Agar bekas potongan tidak membusuk sebaiknya dibungkus plastik.

3. Seminggu setelahnya mulai dilakukan seleksi tunas. Sisakan satu saja yang paling bagus.

4. Setelah itu lakukan perawatan terhadap pohon pepaya sebagaimana biasa. Insya Allah, dalam beberapa bulan ke depan bunga bakal buah pun mulai bermunculan.


TAMBAHAN :

Menyiapkan Bibit yang Baik

Sebelumnya tentu kita harus mempersiapkan bibit yang bagus agar tanaman mampu berbuah maksimal. Tanaman pepaya biasa diperbanyak dengan biji, maka sebaiknya pilih benih pepaya dengan syarat berikut:

1. Diambil dari buah yang masak penuh di pohon

2. Dari tanaman induk yang bebas dari hama dan penyakit

3. Produksinya tinggi dan kualitas buahnya baik

4. Ukuran biji seragam

5. Biji diambil dari buah bagian ujung.

Biji diambil dari buahnya dengan cara memotong buah dengan pisau. Pemotongan dilakukan dengan hati-hati jangan sampai melukai biji. Kemudian biji dikeluarkan dari buahnya. Yang dipakai sebagai benih adalah biji-biji yang terda

pat di ujung buah. Dalam 1 buah hanya diambil kira-kira 2/3 nya dan sisanya tidak dipakai. Biji-biji yang terdapat pada pangkal buah dekat tangkai buah biasanya daya kecambahnya lebih rendah dibanding yang di ujung buah. Hal ini karena pada bagian pangkal biasanya buah pepaya lebih kecil, sehingga pertumbuhan biji dalam buah juga kurang baik. Ini yang berpengaruh terhadap perkecambahan biji pepaya.

Biji-biji yang sudah dikeluarkan dari buahnya kemudian dicampur dengan abu dapur dan diangin-anginkan selama 3 hari. Setelah itu disimpan di tempat yang lembab sambil menunggu waktu penyemaian. Biji pepaya dapat ditanam langsung atau melalui pembibitan dahulu. Untuk mendapatkan bibit yang baik dan pertumbuhan tanaman yang baik, sebaiknya dilakukan pembibitan dahulu baru dipindah tanam di lapangan.

Sebagai tempat pembibitan digunakan kantong-kantong plastik (polybag). Kantong-kantong plastik diisi campuran tanah lapisan atas dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1 : 1. Pupuk kandang atau kompos yang digunakan harus sudah masak, yaitu dengan jalan dikomposkan lebih dahulu. Pupuk kandang yang masih baru atau belum masak tidak baik untuk campuran media tanam, dan akibatnya dapat mematikan tanaman yang ditanam.

Setelah kantong plastik diisi media, kemudian dibuat lobang-lobang kecil pada kantong plastik untuk saluran pembuangan air siraman yang tidak dapat dimanfaatkan bibit. Air yang berlebihan di dalam kantong plastik justru dapat menghambat pertumbuhan bibit pepaya. Kemudian biji pepaya ditanam pada kantong plastik, 1 kantong plastik ditanami 1 biji.

Selama di pembibitan bibit pepaya harus selalu mendapat air yang cukup. Oleh karena itu perlu dilakukan penyiraman paling tidak sehari sekali. Pada umur 1 bulan bibit pepaya diberi pupuk. Pupuk yang digunakan adalah urea dengan dosis 1 gram tiap bibit. Bibit sebaiknya diletakkan di tempat yang teduh, karena bibit belum tahan terhadap sinar matahari yang terik. Pada umur 2 bulan bibit pepaya dapat dipindah tanam di lapangan.


Teknik Menanam

Bibit yang sudah siap tanam diambil dari kantong plastik dengan cara merobek kantong plastik. Usahakan tanah di dalam kantong plastik masih tetap menempel di akar bibit. Hal ini dimaksudkan supaya tidak terjadi stagnasi pertumbuhan tanaman, yaitu tanaman berhenti tumbuh beberapa waktu karena harus beradaptasi dengan tanah yang baru. Sebelun penanaman sebaiknya dilakukan seleksi bibit. Bibit yang pertumbuhannya kurang baik, bengkok, atau terserang hama penyakit sebaiknya tidak perlu ditanam.

Bibit yang sudah terpilih dimasukkan dalam lobang tanam. Tanah di sekitar tanaman dipadatkan dengan tangan supaya tanaman cukup kuat dan tidak roboh. Setelah penanaman segera dilakukan penyiraman air secukupnya. Untuk tanaman baru tindakan penyiraman sangat diperlukan. Penyiraman dilakukan sehari sekali sampai tanaman berumur 1 bulan. Apalagi pada musim kemarau.

Semoga Bermanfaat, Terimakasih.